Selamat, Akhir Tahun Ini Lebak Lepas Predikat Daerah Tertinggal

Bupati Lebak, Hj. Iti Octavia Jaya Baya saat melepas Calon Jemaah Haji di Pendopo Lebak (Foto: Instagram)

KL, Rangkasbitung – Kabar gembira datang dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Ya, sesuai Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transimigrasi RI Nomor 79 Tahun 2019, Lebak menjadi satu diantara 62 daerah yang terentaskan diakhir tahun 2019.

Kabar gembira itu disampaikan Bupati Lebak, Iti Octavia Jaya Baya pada hari ini Kamis (1/8) melalui akun instagram pribadinya. Menurutnya, kabar tersebut sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat lebak terkait status daerah tertinggal yang selama ini disandang Kabupaten Lebak.

“Bu Kapan Lebak Lepas dari kategori Daerah Tertinggal?” Sungguh tidak terhitung lagi pertanyaan semacam itu masuk ke saya melalui berbagai media, medsos, cetak, pesan langsung bahkan tidak jarang pada momen Door Stop Saya dengan berbagai awak media dan masyarakat,” tulis Iti Octavia.

advertisementiklan kabarlebak

Disampaikan Iti, tepat di Penghujung Juli 2019 pihaknya mendapat kabar terkait status daerah tertinggal tersebut. Kabar didapat melalui Perpres 79 Tahun 2019, Kabupaten Lebak yang rupanya termasuk dalam 62 Kabupaten Tertinggal yang terentaskan dalam rentang 2015-2019.

“Sewajarnya tentu Kita layak berbahagia dan bersyukur atas apresiasi ini,” kata Iti.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Pemilik Sejati Kabupaten Lebak, Warga Masyarakat Lebak. Karena ini bukanlah berkat Bupati dan Wakil Bupati saja, bukan karena jasa Hj. Iti Octavia Jayabaya. Capaian yang membanggakan ini bukanlah hasil instan. Tapi proses Panjang dari para pemimpin Lebak terdahulu. Kami hanyalah penyambung dan menjadi yang paling beruntung bahwa pada masa Kami Lebak dinyatakan lepas dari status tertinggal,” sambung Iti.

Iti mengungkapkan, keberhasilan pemerintah terbebas dari predikat daerah tertinggal berkat komitmen Bersama.

“Kami sangat menyadari, terentasnya Lebak dari predikat tertinggal, bukanlah akhir dari ikhtiar kita semua. Masih banyak yang harus kita kerjakan. Kekurangan disana sini merupakan keniscayaan yang harus kita upayakan dan kita entaskan. Titik ini adalah momentum untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karenanya, dengan segala kerendahan hati, kepada seluruh warga Kabupaten Lebak, (sekali lagi) mari kita bergandengan tangan, bersama-sama lagi. Jangan tinggalkan kami setelah ini. Bersama, Mari Kita melompat lebih tinggi,” pungkas Iti.

“Selamat Warga Lebak,” tutup Iti.

View this post on Instagram

“Bu Kapan Lebak Lepas dari kategori Daerah Tertinggal?” Sungguh tidak terhitung lagi pertanyaan semacam itu masuk ke saya melalui berbagai media, medsos, cetak, pesan langsung bahkan tidak jarang pada momen Door Stop Saya dengan berbagai awak media dan masyarakat. . Kemarin, tepat di Penghujung Juli 2019, Kami mendapat kabar membahagiakan, bahwasanya melalui Perpres 79 Tahun 2019, Kabupaten Lebak termasuk dalam 62 Kabupaten Tertinggal yang terentaskan dalam rentang 2015 – 2019. . Sewajarnya tentu Kita layak berbahagia dan bersyukur atas apresiasi ini. Seraya kami ingin mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Pemilik Sejati Kabupaten Lebak, Warga Masyarakat Lebak. Karena ini bukanlah berkat Bupati dan Wakil Bupati saja, bukan karena jasa Hj. Iti Octavia Jayabaya. Capaian yang membanggakan ini bukanlah hasil instan. Tapi proses Panjang dari para pemimpin Lebak terdahulu. Kami hanyalah penyambung dan menjadi yang paling beruntung bahwa pada masa Kami Lebak dinyatakan lepas dari status tertinggal. . Sejujurnya perlu kami sampaikan bahwa ini adalah berkat komitmen Bersama, konsistensi dan persistensi luar biasa seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah, Swasta beserta Warga Masyarakat Lebak yang memiliki andil dan kontribusi terbesar untuk capaian luar biasa ini. . Namun demikian, Kami sangat menyadari, terentasnya Lebak dari predikat tertinggal, bukanlah akhir dari ikhtiar kita semua. Masih banyak yang harus kita kerjakan. Kekurangan disana sini merupakan keniscayaan yang harus kita upayakan dan kita entaskan. Titik ini adalah momentum untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karenanya, dengan segala kerendahan hati, kepada seluruh warga Kabupaten Lebak, (sekali lagi) mari kita bergandengan tangan, bersama-sama lagi. Jangan tinggalkan kami setelah ini. Bersama, Mari Kita melompat lebih tinggi. . Selamat Warga Lebak….. #visitlebak #ayokelebak #lebakunique #bekerjadgnhati???

A post shared by Iti Octavia Jayabaya (@viajayabaya) on